Senin (29/6) hingga Kamis (2/7) Kepala
Desa Gumelar, Susilo Urip Suprapto, mengikuti rangkaian program Kepala Desa
Masuk Kampus di Universitas Indonesia (UI). Kepala Desa Gumelar bersama Kepala
Desa Melung mewakili Kabupaten Banyumas dalam program ini dengan tajuk “Pemerintahan
Desa Berdampak”.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya
Sugiarto, secara resmi membuka Program Kepala Desa Masuk Angkatan I pada Selasa
(30/6). Program yang diinisasi oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa
Kementerian Dalam Negeri dan berkolaborasi dengan Universitas Indonesia (UI)
ini diikuti sebanyak 434 kepala desa dari berbagai provinsi sebagai upaya
memperkuat kapasitas kepemimpinan, tata kelola pemerintahan desa, serta
mendorong pengembangan sumber daya manusia aparatur desa yang professional,
inovatif, dan adaptif.
Selama kegiatan, para kepala desa belajar
langsung bersama akademisi dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) dan Fakultas
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI, serta mendalami berbagai materi mulai
dari tata kelola pemerintahan hingga strategi pembangunan desa berbasis data
dan kebijakan publik.
Momen ini menjadi bukti nyata bahwa ilmu
pengetahuan dari kampus dapat menjembatani kebutuhan praktis di lapangan,
memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan desa demi Indonesia
yang lebih maju.
Dalam upaya mendukung untuk memperkuat
kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan desa, memasuki hari kedua
dan ketiga, para kepala desa mengikuti
rangkaian pembelajaran intensif yang terbagi ke dalam 17 kelas, dengan
pendampingan dua dosen dan dua fasilitator setiap kelasnya.
Berbagai sesi pembelajaran, sesi
diskusi, serta berbagi praktik baik bersama para dosen dan narasumber
Universitas Indonesia diikuti oleh Kepala Desa Gumelar dan Kepala Desa lainnya.
Melalui pertukaran pengalaman dan gagasan, peserta diajak untuk menyeleraskan
teori dengan praktik guna menghadirkan solusi yang relevan bagi desa.
Semoga setiap pengetahuan yang diperoleh
menjadi bekal untuk memperkuat kepemimpinan, mendorong inovasi, serta
mewujudkan desa yang semakin mandiri, maju, dan berdaya.